25 Dec
  • By Admin Pusat
  • Cause in

Usaha Menggapai Sembuh

Hujan berhasil meminang senja menjadi saksi bisu segala perjuangan mereka. Iya perjuangan para dampingan hafara dalam mengejar sembuh. Bangkit dari masa lalu yang pernah membelenggu kalbu. Menyita semua ruang hati, fikiran serta jiwa. Menuju masa depan yang sehat dan lekat dengan segala perintahNya.

Untuk yang kesekian kalinya, kami kembali hadir di hadapan kalian semua.

Hadir bukan untuk berbagi kecemburuan takdir namun untuk bersama-sama memaknai arti hidup yang sesungguhnya. Segala bentuk kekerasan dunia yang selalu menjadi penguat bagi siapa saja yang berhasil melampauinya. Berbincang perihal takdir hidup. Sebenarnya kehidupan yang kita jalani setiap hari ini merupakan takdir ataukah pilihan hidup ? Banyak orang beranggapan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini sudah atas takdir yang dituliskanNya.

Dari situlah banyak yang tidak maksimal dalam melakukan suatu usaha menuju kebaikan karena selalu bilang “mau gimana lagi sudah begini takdirnya”. Coba kita renungkan sejenak. Lihat mereka para dampingan Hafara atas apa yang mereka lakukan setiap hari. Semua tentang usaha. Berusaha semaksimal mungkin untuk menuju titik kesembuhannya. Menghilangkan semua penyakit hati, penyakit jiwa, penyakit fikiran yang timbul dari dunia yang fana.

Dengan cara apa ? Mendekat.

Iya selalu mendekatkan diri kepada Sang Illahi Robbi. Meyakini dalam hati bahwa tak ada penawar obat yang lebih manjur selain kembali memasrahkan hati kepada pemilikNya. Menggunakan kedua mata untuk melihat deretan ayat suci yang tertata rapi, melafalkan lantunan ayat suci dengan irama hati juga mengajak sepasang telinga untuk terus mendengarkan suara merdu atas seruanNya.

“YaAllah beri kami sembuh, atas ridhomu beri kami sembuh yaRob”. Itulah isi lubuk hati mereka yang paling dalam. Tiada hari yang terlewat tanpa sentuhan berkahnya. Mencari ridho Illahi dari segala sisi. Memohon dan terus memohon demi akhir yang indah dari segala perjuangan dan usahanya. Apa itu berarti mereka melawan takdir hidup ? Bukan seperti itu. Mereka telah menancapkan ikhlas hati yang tinggi menerima semua takdir yang di berikan Sang Pencipta.

Mereka pun menjalaninya dengan lapang dada.

Namun, di dalamnya mereka selipkan pilihan, pilihan untuk lebih mendekat ke Illahi dalam mencari obat hati. Pada saat yang sama pun kita juga di hadapkan pada sebuah pilihan. Pilihan untuk tetap tinggal dan peduli atau pilihan untuk acuh dan menjauh. Ini bukan soal menghakimi, namun dibalik takdir hidup yang Allah gariskan selalu terselip sebuah kesempatan untuk melakukan kebaikan.

Semua kembali ke pilihan kita masing-masing ingin mengambilnya atau melewatkannya begitu saja. Mari bersama-sama mencari berkah Illahi melalui rasa kepedulian kita terhadap sesama. Lihat mereka, saudara-saudara kita yang sedang berjuang sembuh di luar sana, yang sedang berusaha mentas dari kerasnya kehidupan dunia. Melalui merekalah Allah memberikan kesempatan hati kita.

Dampingi mereka berjuang sembuh dengan klik https://kitabisa.com/campaign/zakathafara Semoga berkah dan ridhoNya selalu mengiringi perjuangan kebaikan kita semua. Semangat menjadi orang baik dan belajar memanusiakan manusia.

Admin Pusat