30 Nov
  • By Admin Pusat
  • Cause in

TERISOLASI SUNYI, BEBERAPA TITIK LOKASI DI IMOGIRI BAK DESA MATI

Rintik hujan masih belum juga berhenti. Suasana sunyi dan mencekam begitu terasa saat ambulan ‘Patah Hati’ ini memasuki desa Trukan Sriharjo Imogiri Bantul. Meski kondisi air sudah surut, namun sisa-sisa genangan air masih membekas di rumah-rumah warga. Malam terasa semakin mencekam karena listrik yang masih mati. Bahkan posko siaga pun hanya berbekal senter sebagai penerang.

“Warga nggak bisa kemana-mana. Karena kemarin kan banyak akses jalan ditutup dan terendam banjir.” Kata Pak Nurhadi, ketua RT 03 Trukan, Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Bahan makan, baju layak pakai, peralatan mandi, peralatan sekolah, dan obat-obatan sangatlah diperlukan mereka. Semalam tim relawan Hafara pun menyalurkan bantuan berupa logistik dan medis. Karena pemeriksaan kesehatan di desa ini ternyata masih belum terjamah.

“Kalau medis belum. Banyak yang gatal-gatal, mual, diare, dan masuk angin. Ini warga pun nggak bisa kerja. Ya semoga situasi lekas membaik.” Lanjutnya.

Tak hanya di Trukan, warga desa Kebonagung Imogiri pun turut mengungsi. Tim relawan Hafara turut turun membantu mereka yang terkena musibah baik yang di Bantul maupun di Gunung Kidul. Semoga musibah ini lekas berlalu, sehingga Jogja tetaplah menjadi kota yang nyaman dan damai.

Admin Pusat