21 Jul
  • By Admin Pusat
  • Cause in

SEMANGATKU SENYUMAN IBUKU

Namaku Gunawan, aku seorang disabilitas sejak lahir, badanku tak bisa digerakkan dan kepalaku juga membesar. Aktivitasku pun terbatas hanya tiduran dan selalu mengharapkan bantuan, entah itu ibu entah itu kakak – kakakku. Umurku 30 tahun, aku berharap diumurku ini aku dapat membahagiakan ibu, namun apa daya, aku berteman dengan kekuranganku sudah puluhan tahun lamanya. Dan aku hanya bisa berdoa, agar ibu selalu diberi kesehatan, dipanjangkan umur ibu. Agar setidaknya aku bisa membahagiakan ibu meskipun itu hanya sedikit bagiku untuk membahagiakan ibu.

Aku tahu ibu mungkin kasihan melihatku, ibu mungkin dalam hati “anakku oh anakku “, tapi aku tak apa, meskipun dalam hatiku ingin berteriak. “Ibu kenapa aku beda dengan mereka, aku ingin seperti mereka. Puluhan tahun aku berteman dengan keterbasan ini.

Tapi seketika aku melihat wajah ibu, aku pun terdiam. Mengapa aku selalu mengeluh, mengapa aku tak bersyukur, bukankah ibu akan selalu menjagaku, akan selalu menemaniku, akan selalu menyanyangiku. Bukankah itu sudah cukup ?

Selain ibu, aku mempunyai dua kakak yang sangat menyayangiku, aku anak ketiga dari 3 bersaudara dan aku anak bungsu. Kakak – kakakku sudah menikah dan aku hanya hidup bersama ibu.

“Gunawan, mau makan apa, tempe atau tahu ? “Aku hanya bisa bilang seadaanya dan sebisaku.

Sahabat, setuju tidak ? Semangat Gunawan ini bukankah menjadi motivasi untuk kita ? Dengan segala keterbatasan, Gunawan mampu melawan keterbatasan, tak mengeluh dan dia selalu pancarkan senyuman.
Karena Gunawan menikmati step by step kehidupannya.

Gunawan saja, bisa semangat ? Kalian apa kabar ?
Masih mau mengeluh ?
Masih kurang bersyukur ?
Masih kurang dan terus berkurang ?

Hidup ini jangan mencari kesempurnaan, karena kesempurnaan bukan tempat kita. Bersyukurlah untuk apa yang sudah menjadi dan ketetapan untuk kita.

Percaya tidak ? Kalau kita ngurusin kehidupan penduduk bumi dalam hal kebaikan sedikitpun, maka penduduk langit akan sangat serius mengurusi kehidupan kita. Bukankah itu sangat indah dan sempurna untuk hidup kita.

Jadi tunggu apa lagi, jangan lelah berusaha menjadi orangbaik. Meskipun dalam perjalanan banyak rintangan dalam kita menebar kebaikan, jangan takut Allah Ta’ala bersama kita. Dan hadiah untuk kita banyak penduduk bumi dari uluran tangan kita tersenyum bahagia, karena beban mereka sedikit sudah terbantu.

Setuju ? Yang setuju jangan lupa like ya, dan satu lagi share klik https://kitabisa.com/zakathafara . Lihat kebahagiaan mereka 😊

Admin Pusat