27 Dec
  • By Admin Pusat
  • Cause in

SECARIK KISAH KEHIDUPAN DIBALIK BANGUNAN 3 X 4 METER

Yudi Purwanto, bapak dari tiga orang anak ini mengalami kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Dahulu ia bekerja sebagai tukang angkut sampah, tapi kini sudah tidak lagi. Kecelakaan kerja terjatuh dari atas truk sampah 5 tahun yang lalu membuatnya mengalami patah tulang kaki. Kondisi ekonomi yang lemah, membuatnya tak pernah membawanya ke rumah sakit. Jaminan kesehatan yang ia miliki terbawa oleh istrinya yang merantau di Jakarta.

“Jadi cuma saya bawa ke terapis. Kalau di rumah sakit nanti takut operasi dan macem-macem nggak punya biaya.” Kata Pak Yudi saat kami berkunjung ke rumahnya yang berada di Tambakboyo, Dero RT 26 RW 61 Depok Sleman.

Untuk menghidupi ia dan anak-anaknya, Pak Yudi kini harus bekerja sebagai pemulung. Meski terkadang harus menahan nyeri di kakinya, lelaki berusia 37 tahun ini tetap berjuang demi upah 10 ribu-50 ribu setiap harinya. Ia tak ingin anak-anaknya harus putus sekolah.

“Ya karena hanya pekerjaan ini yang saya bisa. Saya nggak mau ini dua anak saya yang masih sekolah nggak punya biaya.” Lanjutnya.

Di rumahnya yang hanya seluas 3 x 4 meter ini, hati kami terasa teriris melihat hidup yang harus dilakoni Pak Yudi. Namun Pak Yudi tak pernah patah semangat, semua demi keluarga katanya.

Terima kasih sahabat telah turut peduli dan membantu keluarga Pak Yudi. Teruslah bersama kami ulurkan tanganmu dan rangkul lah mereka, insya Allah akan besar manfaat bagimu, dan tentunya untuk mereka yang terbantu olehmu.

Admin Pusat