21 Sep
  • By Admin Pusat
  • Cause in

SEABAD UMURKU KU TELAH BERJUANG HIDUP

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan. Sayang engkau tak duduk disampingku kawan. Banyak cerita yang mestinya kau saksikan. Ditanah kering bebatuan. Perjalanan ini pun seperti jadi saksi. Gembala kecil menangis sedih. Lirik dari Ebiet yang berjudul “Berita Kepada Kawan”. Perjalanan hidup seseorang hingga akhirnya menua. Bersama tubuh yang semakin rentan karena energy yang sudah terkuras. Kulit yang semakin keriput, penglihatan yang semakin kabur, pendengaran yang semakin berkurang. Hingga akhirnya waktu itu akan menemui kita.

 

Panas siang itu menemani kami bersilaturahmi ke kediaman simbah Dolah yang berada di dusun Gambiran RT 11 Blawong II Trimuyo Jetis Bantul.

Simbah dengan segala keterbatasan ini menginspirasi kita semua. Bagaimana tidak simbah Dolah sampai saat ini sudah berusia satu abad lebih. Masyaallah, sungguh Allah Ta’ala memberikan umur yang barokah untuk simbah Dolah. Kalian maukah mempunyai umur panjang yang barokah seperti simbah ? Mau tahu keseharian simbah itu seperti apa ? Simbah Dolah simbah yang begitu baiknya menerima kami siang itu. Ya waktu itu simbah menikmati senjanya sembari duduk santai di teras sederhananya.

Bagaimana keadaan simbah”, gimana mbak tidak dengar ? maklum pendengaran simbah sudah berkurang mbak”. Masyaallah ya mbah. Simbah sudah makan ? Alhamdulillah mbak tadi sudah makan. Alhamdulillah. Simbah umur berapa, kata seorang kurir hafara”. Lah saya ini sudah seratus lebih mbak”, masyallah berkah barokah mbah”. Keseharian simbah Dolah mungkin hanya berduduk santai sambil menikmati masa senjanya. Mau bagaimana lagi, simbah sudah sepuh, tubuhnya tak seperti dulu lagi. Simbah Dolah tinggal bersama anaknya. Untuk kebutuhan sehari – hari simbah dirawat oleh anak – anaknya.

Alhamdulillah mbak, anak – anak saya mengerti dengan keadaan ibunya.

Gusti sudah baik sama saya. Masyaallah “Badan saya nggregesi mbak”, tidak enak badan”. Sama dokter disuruh istirahat terus ini mbak, “lah saya tuh juga nggak capek – capek banget mbak disruh istirahat.” Manud mawon mbah leh doktere”( mengikuti dokternya saja mbah ). Mbah, sehat terus nggih mbah. Doakan kami biar bisa jenguk simbah. Biar punya umur panjang yang barokah seperti simbah. Sehingga kita dapat bermanfaat untuk banyak orang. Kalian #orangbaik yang berada didunia nyata maupun maya.

Mari temani simbah Dolah dan simbah – simbah untuk berjuang hidup dalam masa senjanya. Bersama kami klik https://kitabisa.com /zakathafara .

Admin Pusat