23 Jul
  • By Admin Pusat
  • Cause in

RUMAH INI ISTANAKU

Siapa yang tidak mau rumah gedong, siapa yang tidak mau rumah nyaman, siapa yang tidak mau rumah bagai istana kerajaan. Sudah bisa ditebak, itu rumah impian setiap orang insan yang ada dibelahan bumi ini.

Berbeda dengan seorang lansia sebatang kara, yang hidup begitu kerasanya. Beliau bernama simbah Rembun beralamat di daerah Depok Gilangharjo Pandak Bantul, simbah hidup dengan rumah yang sangat begitu sederhana. Atap yang roboh, lantai beralaskan tanah, dinding yang dari bambu, berlubang pula, ditambah lagi jika suasana malam hanya ditemani dengan satu lampu dipojok berwarna kuning menyinari ruangan yang begitu sangat sederhana.

Sendiri hanya ditemani dengan seekor sapi yang bukan miliknya, simbah melewati pagi, siang, dan malam. Tidak hanya seekor sapi yang bukan miliknya, rumah yang beliau tempatipun hanya rumah tetangga. Rumah yang dirasa beliau nyaman untuk ditinggali. “Ya mau gimana lagi, mbak”, aku nggak punya siapa – siapa, alhamdulillah aku dikelilingi oleh orang – orangbaik”. (Simbah Rembun)

Meskipun rumah yang ditempati tidak seperti rumah – rumah lainnya, tetapi simbah anggap sebagai Istananya. Karena rumah itu saksi hidup simbah bagaimana simbah bertahan dan berjuang hidup.

Makanpun hanya sealakardarnya. Dedaunan didepan rumah beliau manfaatkan daun mlinjo muda, sering beliau masak untuk menyambung hidupnya.

Ada Lauk ?

Simbah bisa makan saja sudah bersyukur, sayur daun mlinjo bagi simbah sudah seperti makanan hotel bintang 4. ” Ya tak syukuri mbak, seadanya yang penting bisa makan”.

Bagaimana dengan kita, bagaimana jika kita sehari saja menjadi seorang simbah Rembun ? Mungkin bisa ditebak. Mengeluh, mengeluh dan mengeluh.

Inilah yang harus ditiru dari seorang simbah Rembun, sebatang kara yang terkadang hanya bisa mengharapkan bantuan dari #orangbaik tetapi beliau sangat kuat, seorang yang pasrah dan berusaha berjuang hidup untuk dirinya dan yang paling terpenting beliau sangat mensyukuri apa yang sudah Allah Ta’ala beri.

Kita ? Maukah temani simbah dalam istana yang bukan milik simbah, istana yang hanya dititipkan sementara untuknya ? Temani simbah bangun Istana yang penuh harapan. Harapan mereka dikehidupan #orangbaik temani simbah Rembun dan simbah – simbah lainnya yang berjuang demi menyambung hidup bersama kami. Ketik “yes”, jika kalian mau, share, like, atau klik https://kitabisa.com/zakathafara ya, jangan lupa…😊. Jangan pernah berusaha menjadi orang baik ya….

#zakat
#sedekahonline
#pantihafara
#memanusiakan

Admin Pusat