20 Jun
  • By Admin Pusat
  • Cause in

MENJADI PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

Nasi putih dengan panas yang mengepul disandingkan dengan sayur sop yang segar menggugah selera makan. Sepotong tempe garit berwana kekuningan, sekerat daging serta sebuah kerupuk melengkapi menu itu. Satu porsi makanan yang ditata dirantang itu sengaja disiapkan oleh Bu RT. Sekali lagi Bu RT mengecek apa saja yang ada didalam rantang. Setelah yakin, Ia menutup rantang itu dan memasukkannya ke plastik. Segera Ia keluarkan motornya dan pergi meninggalkan rumah, disaat keluarganya masih sibuk sarapan.

Ini adalah rutinitas paginya, memasak dan mengantarkan makanan untuk Pak Sudiarjo. Salah seorang lansia terlantar yang ada di wilayahnya. Ia mengantar makanan untuk Pak Sudiarjo sehari 3 kali, dengan menu yang berbeda, seperti yang Ia dan keluarganya makan. Namun, Ia baru akan makan setelah mengantarkan makanan ini ke Pak Sudiarjo. Karna baginya, saat dirinya lapar, tentu orang lain lapar juga. Ia merasa masih bisa menahan lapar, dibanding lansia yang tidak memiliki keluarga.

Pak Sudiarjo bisa dianggap lansia tanpa keluarga. Bagaimana tidak, Ia tinggal seorang diri ditengah kebun dengan mendiami sebuah rumah tua yang tak pernah direnovasi. Rumahnya, yang hanya berupa sebuah kamar berukuran 3 x 3 m2, bisa jadi tidak layak disebut rumah karena bocor dimana-mana. Meskipun laki-laki, Ia tidak bisa memperbaiki atap rumahnya yang bocor. Saat air masuk melalui celah-celah genteng atap rumahnya, Ia cuma bisa pasrah. Tubuh rentanya tak kuasa untuk apa-apa. Ia masih memiliki seorang anak perempuan sebenarnya. Wagiyanti namanya. Wagiyanti anak yang baik, namun memiliki gangguan jiwa. Belum lagi sakit yang dideritanya. Perutnya terpaksa dilubangi, demi membantu kelancaran pembuangan.

Atas uluran orang baik melalui https://kitabisa.com/zakathafara Bu RT bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok Pak Sudiarjo sehari-hari. Memberikan makan setiap pagi, siang dan sore. Tanpa uluran tangan dari orang baik, bisa jadi Pak Sudiarjo tidak bisa makan setiap harinya. Orang baik, mari menjadi pahlwan, mekipun kita tidak mendapatkan tanda jasa. Seperti Bu RT yang setiap harinya membantu memasakkan Pak Sudiarjo, mari kita bantu Pak Sudiarjo menghabiskan masa tuanya dengan bahagia.

Admin Pusat