21 Feb
  • By Admin Pusat
  • Cause in

BANTU DOA JENAZAH TERLANTAR

Waktu menunjukkan pukul 20.00 WIB. Hujan sudah tak sederas tadi sore, hanya tersisa rintik gerimis yang memeluk erat gelapnya malam. Suasana Panti Hafara telah sepi. Seperti biasa warga dampingan telah masuk kamar entah langsung tidur, atau sibuk dengan imajinasinya. Anak-anak dampingan pun telah masuk kamar sehabis sholat isya’. Hp-ku bergetar. Masuk sebuah pesan singkat dari relawan inti Hafara. Pesan bahwa telah ditemukan jenazah tanpa identitas, tanpa seorang pun yang mengenalinya.

‘Lagi???” Pikirku. Lantas dimana keluarga, teman-teman dekatnya, atau mungkin tetangganya dulu, orang yang mengenalnya,mungkin? Ah, rasanya itu sudah menjadi pertanyaan konyol karena tak seorang pun dapat menjawabnya. Kami tim relawan Hafara pun langsung bergegas menuju ke lokasi dengan menaiki mobil ambulance berwarna putih.

Terkejutnya kami saat sampai di lokasi, banyak orang-orang berkumpul disana untuk melihat mayat tak beridentitas itu. Mayat masih dalam keadaan terbaring di tanah, tanpa alas dan hanya tertutup daun pisang. Tak ada seorang yang mau menyentuhnya. ‘Kok nggak ditaruh ditempat yang layak?” Tanya Pak Yanto, seorang relawan Hafara. “Lha siapa yang mau gendong? Kita aja nggak ada yang kenal sama jenazah itu.” Jawab seorang ibu-ibu paruh baya.

Bukan isak tangis dan doa keluarga, melainkan tatapan ngeri dan bisik-bisik orang yang mengelilingi jenazah wanita tua itu. Dengan sigap, relawan Hafara membawa jenazah itu ke Panti untuk disucikan, dan akan dimakamkan esok pagi. Dalam perjalanan, kupandangi jenazah perempuan tua itu. Tubuhnya kurus kering, entah kapan terakhir dia makan dan minum. Matanya tertutup rapat, rasanya seperti enggan melihat dunia ini lagi. Baginya mungkin dunia sangat kejam. Tak ada yang merawatnya di masa tua seperti ini, bahkan tak ada isak tangis, doa, dan taburan bunga dari keluarga di hari kematiannya. Hanya doa-doa dari warga dampingan gangguan jiwa panti yang menjaga raganya malam ini. Pagi hari esok, jenazah akan dimakamkan di makam sosial. Semoga perempuan tua ini lebih tenang dan damai di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kami panjatkan doa-doa sebagai pengganti taburan bunga diatas kuburmu.(PN)

Admin Pusat